Profil Desa Genteng
Mengenal lebih dalam tentang visi, misi, sejarah, dan tata kelola pemerintahan Desa Genteng.
Visi & Misi Desa Genteng
Visi
"Genteng CANTIK, Menuju Genteng Cantik dan Mandiri".
Visi ini merupakan akronim dari:
- Cepat: Dalam melayani Masyarakat.
- Agamis: Melaksanakan Peringatan Hari Besar Islam.
- Nyaman: Melalui penataan sarana prasarana desa.
- Transparan: Didalam segala hal.
- Inovatif & Kreatif: Menciptakan sesuatu hal yang baru dan mampu bersaing dengan desa lain.
Misi
- Mewujudkan dan meningkatkan tata kelola desa yang baik.
- Mewujudkan Pemerintahan desa yang jujur, transparan, dan berwibawa.
- Meningkatkan profesionalitas dan mengaktifkan seluruh perangkat desa dan lembaga yang ada.
- Mewujudkan SDM yang sehat, cerdas, bermoral, dan profesional.
- Meningkatkan kesejahteraan masyarakat dengan optimalisasi BUMDES.
- Meningkatkan sarana prasarana pendidikan, agama, ekonomi, kesehatan, olahraga, dan kebudayaan.
- Pemerataan pembangunan sesuai dengan aspirasi masyarakat.
Sejarah Desa Genteng
Asal-usul Nama
Desa Genteng terbentuk sekitar tahun 1845 pada masa pendudukan Belanda. Nama "Genteng" berasal dari kata Sunda "Dengkeng" yang berarti lekuk atau lengkung. Penamaan ini didasari oleh kondisi geografisnya yang diapit oleh dua bukit dan wilayahnya yang tampak melengkung jika dilihat dari ketinggian.
Perkembangan Wilayah
Pada awalnya, wilayah Desa Genteng mencakup wilayah Sukasari dan sebagian Tanjungsari. Seiring waktu, terjadi beberapa peristiwa penting, termasuk pemekaran desa pada tahun 1979 yang membentuk Desa Sukasari. Pembangunan kantor desa dimulai pada tahun yang sama.
Kepemimpinan Terdahulu
Kepala desa pertama adalah Jaya Toed (1845-1855). Salah satu kepala desa yang terkenal adalah M. Sutapraja (1855-1875) yang mendapatkan dua kali gelar "Kuwu Bintang" dari Pemerintah Belanda atas kepatuhannya. Kepemimpinan terus berlanjut dari masa ke masa hingga saat ini.
Struktur Organisasi Pemerintahan
Berikut adalah struktur organisasi Pemerintah Desa Genteng tahun 2022 - 2027.